Banyak Yang Berubah

25 01 2008

kebunraya8g

8g menjadi kebunBaru 3 hari masuk setelah liburan dan menikmati hidup baru di semester 2, Wali Kelas kami, Pak Dar, merombak kelas besar-besaran. Mulai dari tempat duduk. Sekarang 1 meja cowok-cewek diurutkan dari cewek rangking paling atas dan cowok rangking dari bawah. Otomatis si Herlina duduk dengan si Teguh. Tapi, karena si Astried nggak masuk, jadinya dia duduk dengan si Elin (bejone Astried). Mau lihat denah tempat duduknya, klik disini.

Pak Dar lalu bertanya kepada para rekan-rekan kami apakah pengurus kelas mau diubah. Serentak satu kelas menjawab iya. Ketua kelasnya kini berubah. Bukan si Danang lagi, melainkan si Ghamdan. Danang kini menjadi penasehat ketua kelas dan kursi sekretaris diduduki oleh si Suci. Pada saat istirahat, Pak Dar mengusung 2 pot. Alasannya agar suasana di kelas nggak bosan dan untuk menyejukkan udara. Malah, ada beberapa rekan kami yang mengatakan “Kebun Raya Bogor 8G”. Selamat belajar!





Herlina Tetap Berjaya, Yang Lain Mulai Unjuk Gigi

24 01 2008

Seperti berita saat penyerahan hasbel ganjil tanggal 19 Januari kemarin, posisi Herlina tetap memimpin di posisi 1. Sedangkan di posisi ke-2 ada si Danang (naik 3 tingkat, semula 5). Di posisi-3 ada Suci (turun 1 peringkat). Kursi 10 besar ini tampaknya ada pendatang baru lho. Seperti Fikry, Randy, dan Tanya. Mau tahu lebih lengkapnya, klik disini





Danang Ibnu Mubarok

15 01 2008

danang ibnu mubarokYup. This is the leader of 8G (periode Juli 2007-Januari 2008). Wah, ia itu ternyata punya segudang kisah yang perlu kita bahas. Danang, nama akrabnya, sangat mahir dalam memainkan alat musik khususnya gitar. Tak heran, ia menjadi gitaris di band sekolah. MULO5 namanya. Memang, bakatnya itu mengantarkan Danang ke berbagai prestasi. Apalagi, kepintarannya di bidang akademis turut diacungi jempol. Setiap pagi (padahal sudah ketahuan, sekarang mungkin tidak), Danang mengajak beberapa rekannya (seperti Norfan) pergi ke Studio Musik. Yang megang kunci terkadang Danang lho. Mau tahu nggak, setiap harinya aja Danang sering ‘diece’ rekan-rekannya (seperti Enggar, Randy, Angeng, dan sebangsanya) tentang bapaknya (maaf!). Danang pun digosipi suka sama orang (tentunya rahasia). UTS  kemarin, Danang menjadi 5 besar dari atas dan jumlah nilainya sama dengan si Siva. Apakah Danang bisa mempertahankan posisinya atau naik atau turun? Tunggu saja setelah yang satu ini.





Habiskan Makanan Anda

13 01 2008

makan bersamaAda salah satu falsafah hidup orang Jawa yaitu “yen mangan kudu dientekne, nek ora entek mengko pitike mati” (kalau makan harus dihabiskan, kalau tidak habis, nanti ayam akan mati). Mungkin, kita sedikit bertanya-tanya, apa iya ada hubungannya antara makan nggak habis sama ayam yang jadi mati… Hehehe… Bukannya yang bener itu malah kebalikannya, kalau kita makannya habis, ayamnya akan mati karena tidak dapat makan bagian dari sisa makanan kita tadi hehehehehe trus ayamnya kita makan….

Ternyata setelah dihayati dan direnungkan ternyata ada maksud baik dan mulia dari adanya peraturan tak tertulis itu tadi. Menghabiskan makanan yang akan kita makan tadi merupakan penghormatan kepada makanan itu sendiri dan kepada banyak pihak yang turut andil terhadap hadirnya makanan tersebut di meja makan kita.

Bayangkan bagaimana perjalanan sebutir nasi itu untuk ada di piring kita masing-masing. Sudah banyak proses yang dijalani oleh sebutir nasi itu. Banyak orang pula yang turut andil terhadap proses tersajinya makanan itu. Nasi berasal dari bibit padi yang ditanam petani yang kemudian menjadi beras. Sayuran yang kita makan diperoleh dari petani sayur yang bekerja dengan tekun dan sungguh-sungguh menjaga dan merawat sayur hingga masa panen tiba. Ikan yang kita makan berasal dari para nelayan yang mencari ikan di laut. Kita juga tak bisa menepikan peran penting dari para pedagang yang menjual lalu kita beli dan muncul pada sebuah piring di meja makan kita lewat sebuah proses yang bernama masak-memasak di dapur.

Beras, sayur, ikan dan yang lainnya tersebut kemudian dimasak menggunakan kompor entah itu yang menggunakan minyak tanah atau gas supaya menjadi nasi yang akan kita makan nanti. Sementara gas dan minyak tanah yang kita gunakan tersebut dihasilkan oleh para penambang yang berkerja di kilang pengeboran minyak atau gas bumi.

Jadi begitu banyak peran orang-orang disekitar kita demi hadirnya makanan yang kita santap tersebut. Jadi hikmah dari menghabiskan makanan tersebut adalah kita menghormati begitu banyak orang yang telah berjasa kepada kita serta senantiasa bersyukur akan adanya makanan tersebut. “Karena bila ada sebutir nasi saja yang tercecer karena tidak kita habiskan, ibaratnya nasi tersebut akan menangis”

Tulisan dikutip dari anangku.blogspot.com | Gambar diambil dari Google





Firsa Olivia Susan

10 01 2008

LoliDipanggil anak cowok dengan sebutan Gepeng, anak cewek dengan Loli, dan kalau Pak Dar dengan sebutan Firsa. Wah, banyak banget ya panggilannya. Dalam tulisan ini, kami akan memakai sebutan Loli saja. Loli, dengan kelakuannya yang membuat orang keheranan. Pasalnya, kalau ketawa gayanya mirip banget dengan Sasha OB (giginya keluar semua, sambil jalan-jalan nutupin mulutnya). Kalaupun marah itu karena dikerjani anak cowok. Seperti terlihat di foto, Loli terlihat memegang bantal (sebelah pojok kanan bawah) bersama teman-temannya saat Loli di 7B.  Sabar ya Loli, kamu tampaknya harus mengontrol kelakuan kamu agar tidak membuat heran orang. Sewaktu-waktu Loli dapat mengerjakan soal Matematika yang susah (pola pikirnya seperti Suci). Wah, tingkatkan lagi ya. Ada pertanyaan nih. Mengapa Loli dipanggil Gepeng? Sejak kelas 7 dulu, teman-temannya mengira kalau bentuk wajahnya Loli rata dan gepeng. Lantas dipanggil Gepeng. Yang lebih mengejutkan lagi, Loli pernah engkol (panco) dan bertengkar dengan si Norfan. Duh..duh..duh… Salam buat keluargamu ya.





Uyunarrahmah Zissiva Lestari

9 01 2008

siva“Siv, gigi kawatmu mana?”. Itu mungkin adalah perkataan dalam hati si fotographer kalo fotographernya itu saya. Maaf, just kidding. Siva, panggilan akrabnya (kalo Norfan sering manggil dengan sebutah Uyu menjadi peringkat ke-4 dalam semesteran kemarin. Jebolan SD H. Isriati dan eks-7B ini sangat unik. Pasalnya, ia memakai gigi yang ada kawatnya. Tentu saja sikat giginya jelas beda. Menurut foto, Siva tampaknya saat itu sedang jajan di Pesta Kebun (pantes bajunya bagus kayak gitu). Siva pun ternyata juga ahli dalam Bhs. Inggris dan Boso Jowo. Tatanan rambutnya seperti Sasha (di sitkom OB di RCTI itu lho).





Pak Jack

6 01 2008

Pak JackNama lengkapnya Pak Tridjoko Prihatno. Beliau mengajar TIK di kelas kami. Berdomisili di Mranggen, deketnya Demak.





Refleksi Akhir Tahun

1 01 2008

Huff, selesai sudah kisah hidup di tahun 2007. Penghujung tahun 2007 ini kita habiskan dengan melakukan UAS-Gasal. Memang, pelajarannya saat itu agak lumayan susah. Yaitu IPS dan Bhs. Jawa. Saya sudah bilang kalau LKS ber-MGMP soal latihannya dipelajari, mesti keluar, nggak bakal nggak. Saya tanya si Herlina, eh malah ia belum belajar sejarah. Keburu-buru sih. Selanjutnya Bhs. Jawa. 

Kami kira soalnya keluar dari LKS semua. 

Ternyata, dugaan kami salah besar. 

Uraiannya aja disuruh membuat ringkasan cerita epos Ramayana. Ndase munyeng tho. Yang pinter yang bodo sama-sama nggak bisa. Ya sudah, marilah kita merefleksikan pikiran kita. Trompet bukan makanan tahunan saat malam tahun baru. Yang penting kita instropeksi. Apa kesalahan kita di tahun 2007 ini. Kalau tahun 2007 ini, saya anggap tahun 2007 ini adalah tahun penuh cobaan. Oke, semoga di tahun yang baru ini kita dapat menghadapi semua cobaan terutama “perang soal” yang masih berlanjut sampai tanggal 5 Januari dengan lancar dan successful. Amin. Sekian catatan refleksi akhir tahun dari saya.