Pancibolic,Mobile Generasi 4G

30 04 2008

nii namanya pancibolic generasi 4G

Gambar di atas adalah sebuah antena parabola dengan bahan tutup panci, biasa disebut antena pancibolik oleh para hacker jaringan nirkabel. Proses membuat parabola panci ini memakan waktu seminggu, ini karena saya memang belum tahu banyak mengenai hal ini dan selama seminggu saya belajar, baca-baca referensi, coba-cobi dan belasan kali gagal. Hacker berpengalaman paling hanya butuh beberapa menit untuk membuat Pancibolic se-crappy itu.

Merencanakan Instalasi
Sebelum mulai oprek-oprek, saya terlebih dahulu memastikan letak antena pemancar. Menggunakan peta dari Cybermap, saya memperkirakan arah pandang antena yang akan dibuat dan menentukan posisi paling strategis untuk memasang antena tersebut. Kemudian saya memperkirakan panjang kabel yang dibutuhkan untuk menghubungkan antara antena dengan komputer saya.

Oke, sekarang mulai merakit semuanya…

Merakit Antena
Pusing juga, karena saya ga tahu sama sekali bagaimana merakit peralatan ini. Tapi Alhamdulillah setelah tanya sana-sini dan baca ini-itu, akhirnya saya berhasil juga merakit peralatan tersebut.

Bahan yang saya gunakan semuanya saya dapat di rumah. Tutup panci, saya pilih tutup panci berdiameter 28cm yang masih mulus tapi tidak lagi terpakai. Beberapa sumpit [cukup satu sih…] untuk mengikat WiFi USB Adapter, karet gelang dan tali plastik. Sebuah kayu panjang untuk tiang penyangga. Kabel USB Extender dan terminal telepon bekas untuk sambungan kabel, jadi saya tidak perlu menyolder sambungan.

Nge-Hack Kabel USB Extension
Inilah kendala utama saya. Spesifikasi USB menyatakan bahwa panjang maksimal sebuah kabel USB adalah 5m. Lebih dari itu maka sinyal USB tidak akan terbaca. Berdasarkan spesifikasi USB, untuk menghubungkan perangkat USB dengan kabel lebih dari 5m, diperlukan sebuah USB repeater pada setiap sambungan 5m. Jadi untuk jarak 20m diperlukan 4 buah kabel 5m dan 3 buah repeater, mahal dong…

Ada cara nge-hack kabel USB dengan kabel UTP. Tapi namanya hacking, tidak ada standar dan jaminan bagi penggunanya. Saya tidak menganjurkan menggunakan teknik hacking ini kecuali dibuat dan digunakan dengan pengawasan seseorang yang kompeten.

Butuh waktu beberapa hari bagi saya untuk bisa nge-hack kabel ini. Untuk yang ingin merasakan pahitnya nge-hack dari nol, silakan baca ringkasan spesifikasi kabel USB, spesifikasi kabel UTP, dan spesifikasi Power Over Ethernet (POE) . Pasangan kabel USB data dihubungkan dengan pasangan kabel data UTP/Ethernet (1 & 2). Pasangan kabel USB power dihubungkan dengan pasangan kabel UTP/POE (4 & 7). Pastikan kebenaran sambungan kabel dengan menggunakan Multitester, sesuaikan dengan USB Pinout untuk menghindari resiko kerusakan komputer atau perangkat USB.

Sudah berhasil nge-hack kabel USB? Jangan senang dulu, belum tentu selesai di sini. Seringkali kabel hasil hacking tersebut tidak berfungsi dengan baik. Bahkan ada yang jadi rusak semuanya karena terbolak-balik menyambung kabel. Bila sambungan kabel sudah benar tapi perangkat USB tidak terdeteksi, Sepupu saya memberi saran untuk menambah USB repeater. Omm saya menyarankan untuk ga usah hacking segala, ikuti spesifikasi standar USB aja atau beli kabel pabrikan, kalau ada.

Berdasarkan hitung-hitungan teori, teknik hacking kabel USB dengan kabel UTP bisa membuat kabel USB extension hingga 50m. Tapi berdasarkan pengalaman pribadi, belum tentu bisa walau cuma 20m. Dan kabel saya sepertinya menyebabkan komputer menjadi hang, mungkin disebabkan kekacauan signal USB karena menggunakan kabel yang tidak standar.

Instalasi Akhir
Oke, setelah sukses nge-hack kabel USB maka semuanya saya satukan. Tutup panci saya ikat ke tiang, sumpit saya selipkan dan ikat di lubang tengah tutup panci. WiFi USB Adapter saya ikat dengan karet gelang pada sumpit. Posisi WiFi USB Adapter harus diperhitungkan agar terletak pada titik fokus pancibolik tersebut. Pada kasus pancibolik saya, titik fokus diperkirakan pada jarak 12 cm dari tengah pancibolik.

Dengan asumsi bentuk lengkungan parabola yang mulus dan bulat, rumus perhitungan titik fokus parabola adalah:
f = D2 / 16c
f: titik fokus
D: diameter parabola
c: kedalaman lengkung parabola tepat pada pusatnya

Hasilnya, sinyal dapat saya tangkap dengan stabil sebesar 30-40% @ 11Mbps. Jarak antara pemancar dengan antena saya sekitar 1KM. Baik pemancar akses poin maupun antena saya tidak menggunakan menara.

Saya coba-cobi memodifikasi lagi parabola panci saya dengan membuat double reflector — entah apa istilah yang benar.

Saya menggunakan sendok sayur sebagai reflektor ke dua. Dengan menggunakan double reflector ini kekuatan daya tangkap sinyal naik hingga 50-60% dan kecepatan transfer naik menjadi 18-24Mbps. Sketsa parabola panci double reflector sebagai berikut.

Oke, semoga bermanfaatparabola panci double reflector

-aziz-





Pak Hendarto

27 04 2008

pak hen

Ini lho Pak Hendarto (biasa dipanggil Pak Hen). Beliau mengajar Matematika di kelas kami.





Edisi ke-3 Terbit

26 04 2008

Majalah kebanggaan SMPN 2 Semarang, Shine-Up, kini telah terbit dengan edisi ke-3 (mulai 23 April 2008). Di edisi ke-3 ini sekilas tak ada perubahan. Namun, untuk kertas bagian dalamnya diganti dengan kertas HVS biasa. Tidak seperti edisi yang lalu yang menggunakan kertas halus. Tapi, jangan heran kalau banyak rekan kami yang komplain karena kertasnya brodol (lepas semua). Bahkan, ada halaman yang terbalik. Sudahlah, kejadian ini sebaiknya dijadikan catatan penting bagi manajemen Shine-Up. Ini kan baru belajar. Ini kan majalah dari kita untuk kita :-)





Unforgettable Memories

13 04 2008

regghenamont big family

“Kesel tur seneng” (capek tapi senang). Itulah kata yang mungkin diucapkan dalam hati oleh para rombongan piknik Study Tour SMPN 2 Semarang, khususnya kelas 8G ini. Study Tour yang dilangsungkan dari 9 s/d 12 April 2008 ini mempunyai kisah yang bermacam-macam. Dari yang senang, sedih, bingung, kesal, semua ada di sini.

9 April 2008-Pukul 13.50 WIB. Para rekan kami sudah bersiap-siap dimenyantap makan siang bis. Bekal-bekal yang dibawa lumayan banyak (pada akhirnya ada yang nggak habis). Jenis-jenis bekal bermacam-macam, mulai dari donat J.CO, air, cincau kalengan, buah-buahan, nasi boks, dll. Tak lupa, kami berpamitan & minta restu ortu. Bahkan cowoknya si Lilis datang hanya untuk “say goodbye”. Para rekan kami pun ternyata tak ingin ketinggalan momen berharga saat piknik. Kamera analog (yang ada rol filmnya itu lho), kamera HP, kamera digital biasa, babadannya mana?hkan handycam (yang bawa hanya 1) pun tak terlewatkan untuk dibawa. Tentu saja, sangu (bekal) berupa duit pun tak ketinggalan. Dengan “bantuan” dari Fantasi Tour dan PO Nusantara kami langsung berangkat. Sebelum berangkat, Pak Tomo (kepsek) melihat kondisi terakhir para rombongan. Bis yang ditunggangi rombongan 8G ini bernomor 7 (bukan berarti jalannya paling belakangan). Dengan Pak Dar sebagai wali kelas 8G dan Bu Enny sebagai guru pendamping, rasanya klop banget deh. Melewati tol hingga nembus ke daerah Tugu, rasanya cepat sekali keluar Semarang. Pukul 17.00, para rombongan transit sebentar di RM Pringjajar, Pemalang. Makanan yang disajikan lumayan enak. Di restoran itu, ada kotak sulapnya lho. Ketika masuk ke lubang di belakang kotak itu, seolah-olah badan kita hilang. Tapi, saat akan sholat Maghrib, HP teman kami hilang. Setelah capek-capek mencari Hp Nokia N70-ME , akhirnya ketemu di tasnya Zhafira. Ternyata hilangnya itu akibat keteledoran dan kepikunan sendiri (pada akhirnya banyak kasus yang diakibatkan kepikunan). Si Ghamdan dan teman-temannya yang lain lega dari ancaman kena marah guru.Pukul 19.00, bis mulai berjalan kembali. Kini, Bramasta, yang dipercaya menjadi Sie Hiburan, memutar DVD di bus. Filmnya berupa horor. Karena perjalanan masih lama, banyak anak yang sudah tertidur pulas.

10 April 2008-Pukul 00.00 WIB. Ternyata, banyak anak yang tak bisa tidur. Tmalam di buseguh misalnya, ia tak bisa tidur seharian sehingga pada besoknya ia sakit. Yang tidak bisa tidur kebanyakan ingin melihat pemandangan malam. Ternyata, banyak anak yang sambil ngobrol untuk mengisi waktu. Sang penulis pun memotret anak yang sedang tertidur pulas. Makanan seperti donat pun dibagikan saat itu juga supaya tidak kelaparan. Andaikata, bila ada pom bensin, bis ini berhenti sejenak. Ini sangat menguntungkan bagi anak yang kebelet pipis. Kemudian, bila sudah lengkap semua, jumlah anak di bis dihitung lagi.

Takdi asrama haji terasa, bus sudah memasuki kawasan Jabodetabek, lebih tepatnya Bekasi pada pukul ± 03.00 WIB Asrama Haji Pondok Gede pun sudah di depan mata. Akhirnya, tiba juga kami transit untuk istirahat setelah perjalanan yang melelahkan selama 13 jam lebih. Kamar untuk perempuan ada di lantai 2, sedangkan untuk laki ada di lantai 3. Karena ada tv, maka saat itu juga para rombongan menyaksikan pertandingan sepak bola. Subuh masih lama, kamar sudah dibagikan. Kondisi kamarnya cukup mengenaskan. Yang penting bisa istirahat. Tapi, ada juga yang sudah bersiap-siap seperti Sholeh. Ia bab dulu, kemudian mandi. Setelah mandi, ia minta diambil gambarnya dengan kacamata hitam seperti mata-mata. Berikutnya, kamar perempuan (yang berisi Suci, Tanya, Herlina, dkk.) uenake pooll. Kenapa? Karena, kamar tersebut dipasang AC. Wah, rugi dong kita yang tak dipasang AC.

kelaparanWaktu menunjukkan pukul 04.30. Azan Subuh berkumandang. Ternyata, selain rombongan SMP 2 Semarang (selanjutnya disebut Espero), ada juga dari SMP lain lho…Masjid di asrama haji ini terhitung mewah. Tapi, air wudhunya seperti diberi kaporit. Menunggu pukul 06.30 itu masih lama. Maka, setelah sholat Subuh, kami bergegas menyiapkan pakaian yang akan dipakai saat akan pergi nanti dan memasukkan koper ke dalam bus. Akhirnya, tibalah waktu tersebut. Kami mengantri sarapan. Kok aneh ya? Kenapa? Karena penyajian makanan dari katering cukup lama, sehingga banyak rekan kami yang pergi ke kantin di depan asrama haji. Karena terlalu lama, kami langsung masuk bus dan berangkat menuju Bogor dalam keadaan perut keroncongan.

f-gokil di istana bogorSesampainya di Bogor, bis kami sebenarnya akan parkir di sebuah rumah makan padang. Karena tempat parkirnya nggak cukup, terpaksa kami parkir di sebuah terminal bus khusus bus pariwisata. Bukannya kami yang turun ke rumah makan tersebut, tetapi ada beberapa orang yang pergi ke rm tersebut untuk dibawa ke bis. Menunya nasi padang dengan daging rendang. Setelah makan, kami bergegas ke Istana Bogor. Dengan seragam kebanggan SMPN 2 Semarang, kami langsung masuk ke dalam kompleks Istana Bogor. Di dalam kompleks istana, kami disuguhi istana bogordengan hijaunya taman yang berada di sekeliling istana. Sekedar pengetahuan saja, Istana Bogor dibangun saat pemerintahan colonial belanda di bawah gubernur jendral G.W. Baron van Imhoff. Begitu masuk ke dalam istana, para rombongan takjub akan bentuk arsitektur istana ini. Tapi, sayang. Ada beberapa bagian istana yang sedang direnovasi. Selain itu, ada peraturan yang sangat menyakitkan bagi pecinta kamera: TIDAK ADA KEGIATAN MEMOTRET. Tapi, ada beberapa rekan kami yang berhasil mengambil gambar dari beberapa sudut di Istana Bogor. Setelah takjub beberapa menit akan keindahan arsitektur istana, saatnya foto bareng. Ada yang formal, ada yang gaul. Pilih dua-duanya saja.

Pukul 11:00 WIB. Saatnya shopping. Melewati tol Cikampek menuju ITC Cempaka Maa, kami siap adu mulut dengan para penjual toko demi mendapat harga miring dan juga sayang duit. Sesampainya di ITC, kami hanya diberi jatah waktu 1 jam. Terbilang aneh kalau shopping (belanja) hanya 1 jam. Jadwal kegiatannya mepet sih. Di mal ini, paling banyak tokonya itu toko baju perempuan. Kalau toko hp? Di lantai atas. Jarum jam menunjukkan pukul 12:00. Tak terasa cepatnya waktu ini. Sang penulis belum membeli satu pun barang. Ada beberapa rekan kami yang mencari oleh-oleh bersama Pak Dar. Wuih. Asyik banget ya. Sesampainya di bus, kami sekelas makan siang dijatah nasi box. Dagingnya cukup keras.

Pukul 13:30. Robongan sudah tiba di kawasan Jakarta Utara, lebih tepatnya kompleks Taman Impian Jaya Ancol. Dufan? Nanti. Sea World dulu. Saat kami masuk ke dalam Sea World, kami takjub akan keindahan hayati laut yang telah diciptakan oleh Allah SWT.

Ternyata, di Sea World juga ada piranha (ikan pemakan daging). Begitu masuk ke dalam terowongan anongkrong di dufankuarium, kami hanya bisa mengucapkan Subhanallah! Yah, sudah selesai. Tunggu! Ke Dufannya kapan? Begitu dari Sea World, kami langsung ke Dufan. Untuk menuju ke Dufan, setelah turun dari bus harus jalan kaki. Hah. Capek banget. Tapi ini sebanding apa yang kami dapatkan di Dufan. Saat di Dufan, ada yang ingin mencoba sensasi beberapa wahana baru, seperti Tornado, Extreme Log, dsb. Tak heran, ada beberapa rekan kami yang memencarkan diri untuk mencoba semua wahana yang ada di Dufan sampai kakinya luka-luka. Bahkan, saking senangnya di Dufan, seorang rekan kami berjalan-jalan mengelilingi Dufan dan ditemukan oleh rekan kami yang lain hingga nyaris pingsan. Ia hanya membawa sebotol air mineral dan tas sekolahnya.naik kicir-kicir

Pukul 17.25. Beberapa rekan kami ada yang sudah keluar dari area Dufan seperti Faisal dan Fikry. Mereka makan malam dulu di restoran yang jauh dari bus berada. Lumayan lah, fried chicken. Sampai selesai makan, kami menunggu rekan kami yang lain. Ternyata, mereka belum puas dan ingin di Dufan sampai tutup (pada akhirnya kehujanan). Hingga Magrib menjelang dan hujan turun dengan derasnya, rekan-rekan yang lain belum datang ke bus. Terpaksa, sambil menunggu mereka, 3 orang tersebut berkaraoke di bus. Lalu, ada rekan kami yang datang ke bus seperti Loli, Siva, Astried, Verina, dll. Seisi bus sangat cemas karena rekan-rekan kami (termasuk Pak Dar dan Bu Enny) belum datang hingga pukul 18.45. Bahkan, bus dari kelas lain (A-F) dengan setia menunggu kami hingga rombongan kami lengkap.

kamar desa wisata

Pukul 19.00. Para rombongan 8G lengkap sudah. Dengan jaket kebanggaan 8G yang basah kuyup, kami langsung meluncur ke Desa Wisata TMII. Dua jam telah berlalu, saatnya istirahat. Guru di ruangan ber-AC sedangkan muridnya kipas-kipas. Sholat dulu sebelum tidur. Tapi, saat akan enak-enakya tidur, kami dikejutkan dengan 2 anak manusia yang sedang kasmaran dan kemudian mereka memutuskan untuk pacaran. Wuih, ini memang kejadian yang kami sudah duga (karena mereka pendekatannya sudah cukup lama). Setelah itu, si ini ditodong untuk dimintai PJ (Pajak Jadian [bagi yang baru pacaran]). Mengeringkan baju yang tadi kehujanan dan nge-charge hp itu mesti. Maka, 2 stop kontak dan dua steker T sudah cukup untuk men-charge semua gadget kami yang berbaterai. Tapi, saat akan tidur, Sholeh dikunci di kamar mandi dalam keadaan gelap.

11 April 2008-Pukul 04.30. Saatnya kemas-kemas barang dan kami sholat Subuh dulu. Mandi biar seger. Setelah itu, baru kami memasukkan barang-barang ke dalam bus lebih awal dari rombongan dari kelas llomba yelainnya. Tak terasa, sudah pukul 06.30. Sarapannya prasmanan lagi, tapi kali ini rombongan 8G paling awal menyantap sarapan. Setelah sarapan, kami dikumpulkan di samping bus untuk persiapan yel-yel. Memang, kelas kami yelnya sehari sudah jadi. Kami siap untuk maju. Tampaknya, yel kami berdurasi paling singkat. Tak apalah, yang penting semangat. Karena masih pagi dan wahana di TMII masih tutup, maka kami hanya mengelilingi komples TMII 1x dengan bus. Setelah keluar dari TMII, kami langsung menuju ke Museum Gajah. Mengapa dinamakan Museum Gajah? Karena di depan museum ada patung gajah. Tapi sebenarnya nama museum itu adalah Museum Nasional. Isinya ya benda-benda purbakala. Lagi-lagi, bagi pecinta potografi harus menangis lagi. Sebab di front desk tertulis: “NO PHOTOGRAPH!” Tapi, ada juga yang berhasil memfoto beberapa koleksi dari Museum Gajah. Tentunya foto tersebut tidak kami publikasikan di sini. Kami sempat bertanya pada pikiran kami: Buat apa dipasang AC kalau AC-nya mati. Gerah nih! Iya, ya. Saat di museum ini, kami kagum akan peninggalan benda-benda purbakala.

Pukul 11.10 Waktunya ke bus. Haqi besok ulang tahun. Tapi, Pak Dar meminta agar dirayakannya sekarang. Maka, Haqi membacakan cerita humor yang garing (nggak lucu). Cerita tersebut mungkin akan mudah dipahami bagi wong pinter. Setelah itu, kami langsung meluncur ke Planetarium. Tapi, sebelum kami ke planetarium, bagi yang Muslim melakukan Jumatan dulu. Masjidnya mblusuk-mblusuk agak ke belakang planetarium. Banyak sekali orang-orang berjualan buku di sini. Tak heran, ini memang wilayahnya Taman Ismail Marzuki.

Pukul 12.45 sudah saatnya kami ke planetarium. Pertama, kami masuk ke ruang pamer planetarium. Kami mplanetariumelihat berbagai koleksi, salah satunya ada meteor (bukan nama koran) jatuh ke bumi. Lalu, bebrapa menit kemudian, kami menuju ke lantai 2 planetarium. Memang, tampak seperti bioskop. Cara menontonnya tidaklah konvensional. Layarnya berbentuk kubah dan kita melihatnya ke atas. Tentu saja, proyektornya diletakkan tepat di tengah-tengah kubah. It’s showtime. Para rombongan memberikan applause yang sangat meriah. Kami memang baru pertama kali ke sini. Heboh, seperti menonton film 3D. Filmnya tentu saja berupa tata surya.

Setelah puas dengan bioskop kubah dan mepetnya waktu, kami langsung meluncur kkaraokee Cibaduyut. Di tengah perjalanan, ada kontes karaoke. Tentu saja, pesertanya ditunjuk oleh Pak Dar. Yang menjadi kontestan pun merasa malu dan was-was. Melewati tol yang sangat panjang, tak heran banyak yang tidur karena lama sekali. Walaupun lama, kami juga tetap harus menjalankan ibadah. Maka, bus kami transit sebentar untuk sholat Ashar.

agra fajarPukul 18.10 Sesampainya di RM Ampera, kami langung beranjak ke lt. 2. Kami ini layaknya seorang narapidana. Lauknya hanya dijatah tahu dan daging plus sambel lalapan. MInumnya teh botol. Tapi, kami juga harus cepat makannya. Belum sholat lagi. Setelah “puas” dengan makan dan sholatnya, kami dikejutkan dengan seorang pedagang boneka masuk ke dalam bus. Randy langsung berkata: “Nggak ada….”. Lalu si pedagang membalas:”Nggak ada apanya?”. “Nggak ada orangnya!,”Randy menjawab. “Berarti gue ini setan dong. Inget ya mas ini ……..(dihilangkan demi alasan yang logis)”.

Randy seketika langsung gelagapan dan takut setengah mati. Akhirnya, si pedagang tersebut keluar setelah diusir. Perjalanan kami dilanjutkan ke sentra sepatu, Cibaduyut. Kami bergegas belanja dan menawar harga yang kami inginkan. Perginya pun berombongan. Ada yang beli sepatu, tas, cemilan, dsb. Karena mepetnya waktu, ya sudah terpaksa shopping sekaligus perjumpaan kami di study tour tahun ini selesai sudah. Rombongan pulang dengan senang sekaligus capek pada keesokan harinya pukul 05.30. It’s unforgettable memories!

Regghenamont.espero mengucapkan terima kasih kepada fotografer yang sudah berpartisipasi dalam tulisan ini : R. Wibowo , Yahya N. , dan Herlina T.





Debby Kurnia Indrayani

6 04 2008

Wah, kalau ingat si Debby maka ingat pula Harry Potter. Mengapa? Penulis akan bercerita setadebby maen hapejam silet. Debby, panggilan akrabnya, ini memang mempunyai hobi yang lain dari anak lainnya. Anak yang sehari-hari duduk bersama si Norfan ini sangat menyukai Harry Potter. Jika ada rekan kami yang membicarakan tentang Harry Potter, ia langsung ke rekan kami dan langsung bergabung. Ternyata, Debby merupakan salah satu penggemar fanatik Harry Potter. Anak yang selalu datang pagi-pagi ini dikabarkan memiliki koleksi film dan novelnya sangat lengkap. Bahkan, di mapnya saja terdapat foto-foto idolanya dan alamat website yang berkaitan tentang Harry Potter. Kalau mau ketemu, ke Inggris aja ya……. :-D Salam buat keluarga dan teruslah berusaha agar mimpimu jadi kenyataan :-D





Melihat Tujuan Piknik

5 04 2008

PIknik atau study tour tinggal sebentar lagi. Para siswa kelas 8 (termasuk kelas 8G) pastinya telah mendapatkan buku panduan berupa buku bewarna oranye. Destinasi (tujuan) yang dikunjungi  ini memang sudah familiar di telinga kita. Kalau masih bingung, kami siap mengupas tuntas. Jangan sia-siakan kesempatan sekali seumur hidup ini!

  1. DUFAN (DUNIA FANTASI) merupakan destinasi yang (mungkin) sudah kita kunjungi berkali-kali bersama keluarga. Kalau dengan teman-teman dan guru itu lain cerita. Dufan yang terletak di area Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara ini menawarkan berbagai wahana yang menarik untuk dicoba seperti Kora-Kora, Halilintar, Arung Jeram, Ontang-Anting, dll. Di samping itu, juga terdapat toko suvenir, restoran dan fasilitas pelengkap lainnya
  2. SEA WORLD yang masih satu area dengan Taman Impian Jaya Ancol ini menyuguhkan berbagai jenis biota yang hidup di bawah air. Memang, para pengunjung layaknya melihat sebuah akuarium tapi dalam ukuran besar. Melewati lorong kaca, Anda bisa melihat makhluk laut ini lebih lama tentunya kalau tahan sampai tutup :-D
  3. TAMAN MINI INDONESIA INDAH dibangun atas prakasa Alm. Ibu Tien Soeharto untuk menumbuhkan rasa patriotisme bagi bangsa Indonesia. Taman ini merupakan cerminan dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Di taman ini, Anda dapat melihat berbagai keunikan daerah dari Sabang sampai Merauke dari rumah adat, budaya, dll. Di samping itu juga, para rombongan menginap di Desa Wisata yang satu area dengan TMII. Banyak sekali yang seru di taman ini.planetarium
  4. PLANETARIUM memang seperti namanya pasti berisi tentang tata surya. Bangunan yang berada di bilangan Jakarta Barat ini berbentuk kubah (seperti globe raksasa) dibangun saat pemerintahan Alm. Ir. Soekarno. Di dalam bangunan ini terdapat juga museum astronomi yang menyuguhkan berbagai galeri tata surya dan alam semesta. Menurut buku panduan, para rombongan akan Jumatan di planetarium ini. Rasanya seperti apa, tunggu saja.
  5. ISTANA BOGOR yang saat ini sebagai Istana Kepresidenan ke-2. Semula, bangunan ini ditempati oleh Gubernur Jendral Belanda lalu dikembangkan Sir Thomas Stanford Raffles dan kini dijadikan tempat penerimaan tamu kenegaraan. Istana Bogor menjadi satu area dengan Museum Zoologi dcibaduyutan Kebun Raya Bogor.
  6. CIBADUYUT merupakan salah satu sentra industri di daerah Bandung Selatan. Daerah ini menghasilkan berbagai macam kerajinan kulit seperti tas, sepatu, dompet, dll. Selain itu, para rombongan dapat membeli oleh-oleh khas Bandung seperti oncom, dodol, peuyem, dll.
  7. ITC CEMPAKA MAS merupakan mal yang terletak di bilangan Jakarta Pusat. Di dalam mal ini terdapat Carrefour (di Semarang sudah ada), Gramedia, dan berbagai toko sepitc cempaka maserti toko HP, baju, dll. Di mal ini para rombongan bisa menawar dengan harga miring. Awas Copet!
  8. MUSEUM GAJAH sebenarnya namanya bukan itu. Tapi karena di depan museum ada gajah namanya ya Museum Gajah. Museum ini berisi benda-benda purbakala. Museum ini lagi-lagi terletak di bilangan Jakarta Pusat dan dibangun saat jaman kolonial Belanda.

Tentu saja, biro perjalanan Fantasi sudah menyiapkan tujuan ini. Robongan 8G mudah-mudahan akan senang :-D